Detail Berita

DISPORA KELOLA STADION, GOR DAN BMX

BANYUWANGI - Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi akhirnya pindah. Para pegawai sudah menempati kantor baru yaitu eks kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Jalan Jakgung Suprapto Banyuwangi.

Semua pegawai sudah masuk di kantor baru tersebut kemarin (6/1). Berbeda dengan kantor lama, kantor Dispora yang baru ini jauh lebih luas. Halaman kantor juga lebih lebar, lengkap dengan mushola yang nyaman.

Kepala dispora Banyuwangi, Wawan Yadmadi menegaskan, perpindahan kantor itu memang membuat para pegawai semakin bersemangat. Karena itu, semua kru antusias menyambut kantor baru.

Tugas yang diemban Dispora Banyuwangi kini lebih komplit. Sebab, berdasar aturan yang baru, kini sarana dan prasarana yang menyangkut olahraga langsung dikendalikan Dispora Banyuwangi. Misalnya, Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Selama ini pengurusan izin penggunaan stadion tersebut selalu melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). "Tapi, sekarang langsung kita yang menangani," kata Kadispora Wawan.

Penggunaan Stadion Diponegoro itu berlaku baik dalam dan luar stadion. Segala aktivitas yang menyangkut stadion kini tidak lagi dibawah Dispenda yanh telah berganti menjadi badan, melainkan langsung dari Dispora. "Semua biaya sesuai dengan perda, itu saja," tandasnya.

Selain itu, Dispora Banyuwangi juga memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan kawasan GOR Tawang Alun dan sirkuit BMX Muncar. Sebelumnya, kawasan GOR Tawang Alun menjadi kewenangan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Sedangkan sirkuit BMX Muncar, sebelumnya dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang.(ton/bay)